Monday, April 11, 2011

DAJJAL laknatullah

Penanda aras kemunculan dajjal
Ada baiknya kita renungi semula keperibadian Dajjal dan fitnah yang dibawanya. Walaupun sebahagian dari sifat dan fitnah ini digambarkan dalam bentuk abstak dan kiasan, namun dengan daya akal yang dikurniakan, insyaAllah kita akan dapat menelahnyanya. Beruntung bagi mereka yang berfikir.

Sifat-sifat Dajjal yang disebut di dalam nas

Keluarnya Dajjal merupakan satu perkara yang pasti. Dajjal akan berusaha menyesatkan manusia dari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga orang yang beriman semestinya mengetahui sifat serta fitnah-fitnah Dajjal agar terhindar dari kesesatannya.

Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu menerangkan: “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyifati Dajjal dengan penjelasan yang gamblang bagi orang yang punya hati. Sifat-sifat tersebut semuanya jelek, yang nampak jelas bagi orang yang mempunyai indera yang sehat. Namun orang yang Allah Subhanahu wa Ta’ala tetapkan akan celaka tetap mengikuti Dajjal dalam pengakuannya yang dusta dan dungu, serta diharamkan untuk mengikuti al-haq….”

Apakah Dajjal itu Manusia?

Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu berkata: “Ya. Dajjal adalah manusia dari bani Adam. Sebagian para ulama menyatakan Dajjal adalah setan. Sebagian lagi menyatakan bapaknya manusia, ibunya dari bangsa jin. Tapi semua pendapat ini tidaklah benar. Karena dia butuh makan, minum, dan lainnya. Oleh karena itu, Nabi ‘Isa ‘alaihissalam membunuhnya dengan cara membunuh manusia biasa.” (Asy-Syarhul Mumti’ 3/275)

Al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullahu berkata: “Hadits-hadits ini adalah hujjah bagi Ahlus Sunnah akan benarnya keberadaan Dajjal, bahwa Dajjal adalah satu sosok tubuh yang merupakan ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi hamba-hamba-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan dia kemampuan melakukan beberapa hal, seperti menghidupkan orang mati yang ia bunuh, memunculkan kesuburan, membawa sungai, surga dan neraka, perbendaharaan bumi mengikuti dirinya, memerintahkan langit untuk hujan maka turunlah hujan, memerintahkan bumi untuk menumbuhkan maka tumbuhlah tanaman-tanaman. Itu semua terjadi dengan kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala. Setelah itu, ia tak mampu melakukannya, tidak mampu membunuh seorang laki-laki (yang sebelumnya dibunuh kemudian dihidupkan kembali olehnya) ataupun lainnya….”

Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: “(Yang benar) Dajjal adalah manusia. Fitnahnya lebih besar dari (sekedar) fitnah Eropa sebagaimana banyak diterangkan dalam banyak hadits.” (Ash-Shahihah, 3/191)

Dakwah Dajjal

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu mengatakan: “Telah disebutkan, awal mula ia keluar menyeru kepada Islam, mengaku sebagai muslim. Kemudian mengaku sebagai nabi, setelah itu mengaku sebagai ilah.” (Asy-Syarhul Mumti’ 3/268, lihat Qishshatu Dajjal wa Nuzul ‘Isa karya Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu)

Sifat-sifat dan Bentuk Fisiknya

1. Seorang pemuda yang berambut keriting dan kusut masai.

Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

إِنَّهُ شَابٌّ قَطَطٌ عَيْنُهُ طَافِئَةٌ كَأَنِّي أُشَبِّهُهُ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ

“Dia adalah seorang pemuda yang sangat keriting rambutnya, hilang cahaya matanya, seakan-akan aku menyerupakannya dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan.” (HR. Muslim: 2937)

Dalam riwayat lain: “Rambutnya kusut.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

إِنَّ مِنْ بَعْدِكُمُ الْكَذَّابَ الْمُضِلَّ وَإِنَّ رَأْسَهُ مِنْ بَعْدِهِ حُبُكٌ حُبُكٌ حُبُكٌ -ثَلاَثَ مَرَّاتٍ- وَإِنَّهُ سَيَقُوْلُ: أَنَا رَبُّكُمْ؛ فَمَنْ قَالَ: لَسْتَ رَبَّنَا لَكِنَّ رَبَّنَا اللهُ عَلَيْهِ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْهِ أَنَبْنَا نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكَ؛ لَمْ يَكُنْ لَهُ عَلَيْهِ سُلْطَانٌ

“Nanti akan ada pendusta yang menyesatkan, rambut di belakangnya hubukun (keriting seperti terjalin/dipintal) –beliau ucapkan tiga kali–. Dia akan berkata: ‘Aku adalah Rabb kalian’. Barangsiapa yang berkata: ‘Engkau bukan Rabb kami. Rabb kami adalah Allah, kepada-Nyalah kami bertawakal dan kepada-Nyalah kami kembali. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatanmu’, niscaya Dajjal tak mampu mengalahkannya.” (Ash-Shahihah no. 2808)

Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: “Hadits ini merupakan dalil yang tegas bahwa Dajjal akbar (terbesar) adalah manusia yang punya kepala dan rambut. Bukan sesuatu yang maknawi atau kiasan dari kerusakan, sebagaimana ucapan orang-orang yang lemah imannya….” (Silsilah Ahadits Shahihah, 6/2, pada penjelasan hadits no. 2808)

2. Matanya

Dia adalah seorang yang buta sebelah, sedangkan Rabb kalian tidaklah demikian. Masalah ini diriwayatkan dalam hadits yang mutawatir, diriwayatkan oleh lebih dari sepuluh orang sahabat. Di antaranya:

- Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma:

قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي النَّاسِ فَأَثْنَى عَلَى اللهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ ثُمَّ ذَكَرَ الدَّجَّالَ فَقَالَ: إِنِّي أُنْذِرُكُمُوْهُ وَمَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ قَدْ أَنْذَرَهُ قَوْمَهُ، لَقَدْ أَنْذَرَهُ نُوْحٌ قَوْمَهُ وَلَكِنْ سَأَقُوْلُ لَكُمْ فِيْهِ قَوْلاً لَمْ يَقُلْهُ نَبِيٌّ لِقَوْمِهِ، تَعْلَمُوْنَ أَنَّهُ أَعْوَرُ وَأَنَّ اللهَ لَيْسَ بِأَعْوَرَ

Rasulullah berdiri di hadapan manusia, menyanjung Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sanjungan yang merupakan hak-Nya, kemudian menyebut Dajjal dan berkata: “Aku memperingatkan kalian darinya, tidaklah ada seorang nabi kecuali pasti akan memperingatkan kaumnya tentang Dajjal. Nuh ‘alaihissalam telah memperingatkan kaumnya. Akan tetapi aku akan sampaikan kepada kalian satu ucapan yang belum disampaikan para nabi kepada kaumnya. Ketahuilah dia itu buta sebelah, adapun Allah Subhanahu wa Ta’ala tidaklah demikian.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari, Muslim no. 2930)

- Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

إِنَّ الْمَسِيْحَ الدَّجَّالَ أَعْوَرُ عَيْنِ الْيُمْنَى كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ

“Sesungguhnya Dajjal buta matanya yang kanan, matanya seperti anggur yang menonjol.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2932)

- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

أَلاَ أُحَدِّثُكُمْ حَدِيْثًا عَنْ الدَّجَّالِ مَا حَدَّثَ بِهِ نَبِيٌّ قَوْمَهُ؛ إِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّهُ يَجِيْءُ مَعَهُ بِمِثَالِ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ فَالَّتِي يَقُوْلُ إِنَّهَا الْجَنَّةُ هِيَ النَّارُ وَإِنِّي أُنْذِرُكُمْ كَمَا أَنْذَرَ بِهِ نُوْحٌ قَوْمَهُ

“Maukah aku sampaikan kepada kalian tentang Dajjal yang telah disampaikan oleh seorang nabi kepada kaumnya? Dia buta sebelah, membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Yang dia katakan surga pada hakikatnya adalah neraka, aku peringatkan kepada kalian sebagaimana Nabi Nuh ‘alaihissalam memperingatkan kaumnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2936)

Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

هُوَ أَعْوَرُ هِجَانٌ كَأَنَّ رَأْسَهُ أَصَلَةٌ، أَشْبَهُ رِجَالِكُمْ بِهِ عَبْدُ الْعُزَّى بْنُ قَطَنٍ فَإِمَّا هَلَكَ الْهُلَّكُ فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ

“Dajjal matanya buta sebelah, kulitnya putih.” (Dalam satu riwayat): “Kulitnya putih seperti keledai putih. Kepalanya kecil dan banyak gerak, mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. Jika ada orang-orang yang binasa (mengikuti fitnahnya), ketahuilah Rabb kalian tidaklah buta sebelah.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban, Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: Sanadnya shahih menurut syarat Muslim, Ash-Shahihah, no. 1193)

Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: “Hadits ini menunjukkan Dajjal akbar adalah manusia yang mempunyai sifat seperti manusia. Apalagi Rasulullah menyerupakannya dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan, seorang shahabat. Hadits ini satu dari sekian banyak dalil yang membatilkan takwil sebagian orang yang menyatakan Dajjal bukanlah sosok fisik, tapi rumuz (simbol) kemajuan Eropa berikut kemegahan serta fitnahnya. (Yang haq) Dajjal adalah manusia, fitnahnya lebih besar dari fitnah Eropa sebagaimana banyak diterangkan dalam banyak hadits.” (Ash-Shahihah, 3/191)

Tulisan di antara Kedua Matanya

Tertulis di antara kedua matanya ك ف ر yang bisa dibaca oleh mukmin yang bisa baca tulis ataupun tidak. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ وَقَدْ أَنْذَرَ أُمَّتَهُ اْلأَعْوَرَ الْكَذَّابَ أَلاَ إِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَمَكْتُوْبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ك ف ر

“Tidak ada seorang nabi pun kecuali memperingatkan umatnya dari Dajjal. Dia buta, pendusta. Ketahuilah dia buta, adapun Rabb kalian tidaklah demikian. Tertulis di antara dua mata Dajjal :ك ف ر -yakni: kafir.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2933)

Dari ‘Umar bin Tsabit Al-Anshari rahimahullah, beliau mendapatkan berita dari sebagian shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya pada suatu hari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata memperingatkan manusia dari Dajjal:

إِنَّهُ مَكْتُوْبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ مَنْ كَرِهَ عَمَلَهُ أَوْ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ

“Sesungguhnya tertulis di antara dua matanya ك ف ر, akan bisa membacanya orang yang membenci amalannya -atau akan membacanya semua mukmin.” (HR. Muslim)

Dalam satu riwayat dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu:

يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ كَاتِبٍ وَغَيْرِ كَاتِبٍ

“Akan bisa membacanya semua mukmin yang bisa menulis ataupun tidak.” (HR. Muslim, 2934/105)

Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu berkata: “Yang benar dan ini adalah ucapan para ulama muhaqqiqin: Tulisan (yang ada di antara kedua mata Dajjal, -pen.) adalah hakiki adanya sesuai dzahirnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala jadikan sebagai tanda di antara sekian tanda kekufuran, kedustaan, dan kebatilannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala tampakkan kepada seluruh mukmin yang bisa baca tulis ataupun tidak, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala sembunyikan (tanda tersebut) dari orang yang diinginkan kesesatannya dan terkena fitnahnya.” (Syarh Muslim, 9/294)

Pengikut Dajjal

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُوْدِ أَصْبَهَانَ سَبْعُوْنَ أَلْفًا عَلَيْهِمْ الطَّيَالِسَةُ

“Akan mengikuti Dajjal dari kaum Yahudi Ashbahan (sebuah kota di Iran) 70.000 orang, (tanda) mereka memakai thayalisah (sejenis kain yang dipakai di pundak).” (HR. Muslim no. 2944)

Pengikut Dajjal adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang yang jahat. Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:

دَخَلَ عَلَيَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي، فَقَالَ لِي: مَا يُبْكِيْكِ؟ قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، ذَكَرْتُ الدَّجَّالَ فَبَكَيْتُ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ وَأَنَا حَيٌّ كَفَيْتُكُمُوْهُ، وَإِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ بَعْدِي فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَإِنَّهُ يَخْرُجُ فِي يَهُوْدِيَّةِ أَصْبَهَانَ حَتَّى يَأْتِيَ الْمَدِيْنَةَ فَيَنْزِلَ نَاحِيَتَهَا وَلَهَا يَوْمَئِذٍ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلَكَانِ، فَيَخْرُجَ إِلَيْهِ شِرَارُ أَهْلِهَا

“Rasulullah masuk ke kamarku dalam keadaan aku sedang menangis. Beliau berkata kepadaku: ‘Apa yang membuatmu menangis?’ Aku menjawab: ‘Saya mengingat perkara Dajjal maka aku pun menangis.’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Jika dia keluar sedang aku masih berada di antara kalian niscaya aku akan mencukupi (melindungi) kalian. Jika dia keluar setelah aku mati maka ketahuilah Rabb kalian tidak buta sebelah. Dajjal keluar bersama orang-orang Yahudi Ashbahan hingga datang ke Madinah dan berhenti di salah satu sudut Madinah. Madinah ketika itu memiliki tujuh pintu, setiap celahnya ada dua malaikat yang berjaga. Maka keluarlah orang-orang jahat dari Madinah mendatangi Dajjal ….” (HR. Ahmad, Abdullah bin Ahmad, Ibnu Hibban. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: Sanadnya shahih)

Dalam sebuah hadits disebutkan juga bahwa Dajjal akan muncul di tengah-tengah pasukan Khawarij.

يَنْشَأُ نَشْءٌ يَقْرَؤُوْنَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ، كُلَّمَا خَرَجَ قَرْنٌ قُطِعَ حَتَّى خَرَجَ فِي عِرَاضِهِمُ الدَّجَّالُ

“Akan muncul sekelompok pemuda yang (pandai) membaca Al-Qur`an tapi tidak melewati tenggorokan mereka. Setiap kali keluar sekelompok mereka, maka akan tertumpas sehingga muncul Dajjal di tengah-tengah mereka.” (HR. Ibnu Majah no. 174, lihat Ash-Shahihah no. 2455)

Macam-macam Fitnahnya

Fitnah yang dilakukan Dajjal banyak sekali, di antaranya:

1. Bersamanya ada surganya dan nerakanya.

Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

الدَّجَّالُ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُسْرَى جُفَالُ الشَّعْرِ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ

“Dajjal cacat matanya yang kiri1, keriting rambutnya, bersamanya surga dan nerakanya. Nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka.” (HR. Muslim, no. 2934)

2. Membunuh satu jiwa kemudian menghidupkannya kembali.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

فَيَخْرُجُ إِلَيْهِ يَوْمَئِذٍ رَجُلٌ هُوَ خَيْرُ النَّاسِ أَوْ مِنْ خَيْرِ النَّاسِ فَيَقُوْلُ لَهُ: أَشْهَدُ أَنَّكَ الدَّجَّالُ الَّذِي حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيْثَهُ. فَيَقُوْلُ الدَّجَّالُ: أَرَأَيْتُمْ إِنْ قَتَلْتُ هَذَا ثُمَّ أَحْيَيْتُهُ أَتَشُكُّوْنَ فِي اْلأَمْرِ؟ فَيَقُوْلُوْنَ: لاَ. قَالَ: فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يُحْيِيْهِ…

“Keluarlah pada hari itu seorang yang terbaik atau di antara orang terbaik. Dia berkata: ‘Aku bersaksi engkau adalah Dajjal yang telah disampaikan kepada kami oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Dajjal berkata (kepada pengikutnya): ‘Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku hidupkan kembali apakah kalian masih ragu kepadaku?’ Mereka berkata: ‘Tidak.’ Maka Dajjal membunuhnya dan menghidupkannya kembali….” (HR. Muslim no. 2938)

3. Menggergaji seseorang kemudian membangkitkannya kembali. (HR. Muslim, 2938/113)

4. Memerintahkan langit untuk menurunkan hujan lalu turunlah hujan.

Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

فَيَأْتِي عَلَى الْقَوْمِ فَيَدْعُوْهُمْ فَيُؤْمِنُوْنَ بِهِ وَيَسْتَجِيْبُوْنَ لَهُ فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ وَاْلأَرْضَ فَتُنْبِتُ

“…Dia datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Merekapun beriman kepadanya, menerima dakwahnya. Maka Dajjal memerintahkan langit untuk hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman….” (HR. Muslim no. 2937)

Adapun kaum yang tidak beriman dan tidak menerima dakwah Dajjal, tidak ada sedikit harta pun tersisa pada mereka.

5. Akan diikuti perbendaharaan harta.

Dalam hadits An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu disebutkan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

وَيَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ فَيَقُوْلُ لَهَا: أَخْرِجِي كُنُوْزَكِ. فَتَتْبَعُهُ كُنُوْزُهَا كَيَعَاسِيْبِ النَّحْلِ

“…Dia mendatangi reruntuhan dan berkata: ‘Keluarkanlah perbendaharaanmu.’ Maka keluarlah perbendaharaannya mengikuti Dajjal seperti sekelompok lebah.” (HR. Muslim no. 2937)

6. Bersamanya air, sungai, dan gunung roti, api, dan air.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَإِنَّهُ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ وَنَهْرٌ وَمَاءٌ وَجَبَلُ خُبْزٍ وَإِنَّ جَنَّتَهُ نَارٌ وَنَارَهُ جَنَّةٌ

“…Sesungguhnya bersama dia ada surga dan nerakanya, sungai dan air, serta gunung roti. Sesungguhnya surganya Dajjal adalah neraka dan nerakanya Dajjal adalah surga.” (HR. Ahmad. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: sanadnya shahih. Lihat Qishshatu Masihid Dajjal)

Dari ‘Uqbah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata tentang Dajjal:

إِنَّ الدَّجَّالَ يَخْرُجُ وَإِنَّ مَعَهُ مَاءً وَنَارًا فَأَمَّا الَّذِي يَرَاهُ النَّاسُ مَاءً فَنَارٌ تُحْرِقُ وَأَمَّا الَّذِي يَرَاهُ النَّاسُ نَارًا فَمَاءٌ بَارِدٌ عَذْبٌ، فَمَنْ أَدْرَكَ ذَلِكَ مِنْكُمْ فَلْيَقَعْ فِي الَّذِي يَرَاهُ نَارًا فَإِنَّهُ مَاءٌ عَذْبٌ طَيِّبٌ

“Sungguh Dajjal akan keluar dan bersamanya ada air dan api. Apa yang dilihat manusia air sebenarnya adalah api yang membakar. Apa yang dilihat manusia api sesungguhnya adalah air minum dingin yang segar. Barangsiapa di antara kalian yang mendapatinya hendaknya memilih yang dilihatnya api, karena itu adalah air segar yang baik.” (HR. Muslim no. 2935)

Jika seorang mukmin telah mengetahui dan beriman akan keluarnya Dajjal dengan membawa fitnah yang demikian dahsyat, hendaknya ia mengamalkan beberapa sebab untuk menjaga dirinya dari Dajjal dan fitnahnya. Di antara amalan tersebut:

1. Minta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari kejelekan fitnahnya, memperbanyak minta perlindungan darinya terutama setelah tasyahud akhir. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللهِ مِنْ أَرْبَعٍ يَقُوْلُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

“Jika salah seorang kalian selesai dari tasyahud akhir mintalah perlindungan dari empat perkara: ‘Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari adzab jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah waktu hidup dan waktu mati, dan dari kejahatan fitnah Dajjal’.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْف عُصِمَ مِنْ الدَّجَّالِ

“Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, akan terjaga dari fitnah Dajjal.” (HR. Muslim)

3. Menjauhinya, tidak mendatanginya kecuali seorang yang yakin tak akan terkena mudarat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ سَمِعَ بِالدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ مِنْهُ فَإِنَّ الرَّجُلَ يَأْتِيْهِ وَهُوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَلاَ يَزَالُ بِهِ لِمَا مَعَهُ مِنْ الشُّبَهِ حَتَّى يَتَّبِعَهُ

“Barangsiapa mendengar (keluarnya) Dajjal hendaknya menjauh darinya. Demi Allah, sungguh ada seorang yang mendatanginya merasa dirinya beriman tapi kemudian mengikuti Dajjal dikarenakan syubhat-syubhat yang dilontarkan Dajjal.” (HR. Ahmad)

4. Tinggal di Makkah dan Madinah

Karena keduanya adalah negeri yang aman tak bisa dimasuki Dajjal. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلاَّ سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ إِلاَّ مَكَّةَ وَالْمَدِيْنَةَ لَيْسَ لَهُ مِنْ نِقَابِهَا نَقْبٌ إِلاَّ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ صَافِّيْنَ يَحْرُسُوْنَهَا

“Tidak ada satu negeri pun kecuali akan dimasuki Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Dia tidak mendapati celah/ jalan masuk kecuali padanya ada malaikat yang berbaris menjaganya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

Dan termasuk yang terjaga dari Dajjal juga adalah Masjidil Aqsha serta bukit Tursina (dalam riwayat Ahmad dan Ibnu Hibban sebagaimana dalam Qishshatu Masihid Dajjal)

Dari nash-nash yang kita dapatkan tentang Dajjal, kita dapatkan kesimpulan:

1. Luasnya rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya, karena Dia telah membekali mereka dengan senjata yang bisa mematahkan hujjah dan fitnah Dajjal. Ini terwujud dengan penjelasan sifat-sifat yang menunjukkan kedustaannya, kaum mukmin diberi kemampuan untuk membaca apa yang tertulis di kening Dajjal yang menunjukkan kekufurannya. Juga Allah Subhanahu wa Ta’ala bimbing kita untuk menghafal sepuluh ayat pertama dalam surat Al-Kahfi sebagai tameng dari Dajjal.

2. Dajjal adalah sosok manusia yang telah sangat jelas sifat-sifatnya sebagai manusia. Ini membantah ucapan orang sesat dan ahlul bid’ah yang menyatakan Dajjal hanyalah sosok fiktif belaka atau hanyalah simbol dari tersebarnya kerusakan.

3. Dajjal mempunyai sifat dan fitnah-fitnah yang telah digambarkan dengan rinci: keluarnya di akhir jaman, muncul dari arah Syam, tinggal selama 40 hari, diberi kemampuan mematikan dan menghidupkan, membawa surga dan neraka, tertulis di antara dua matanya ك ف ر, dan sifat lainnya. Ini membantah ucapan yang menyatakan bahwa Dajjal adalah Sri Sathya Sai Baba dari India, atau kiasan dari kemajuan serta fitnah Eropa.

Wa akhiru da’wana anil hamdulillahi Rabbbil ‘alamin.

1 Dalam hal ini terdapat perbedaan riwayat, sebagian menyatakan yang kiri dan sebagaian menyatakan yang kanan. Sebagian ulama mengkompromikan riwayat-riwayat tersebut dengan mengatakan bahwa mata yang kanan terhapus dan tidak bercahaya, sedangkan pada mata yang kiri terdapat sepotong daging yang menonjol. (ed)

Dikutip dari www.asysyariah.com Penulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak, Sifat-sifat Dajjal

kredit kepada: qorandansunah.wordpress.com

"Tasik Tiberias" semakin kering.

Dibawah ini saya selitkan beberapa keterangan yang ditulis oleh penganalisis barat yang saya pasti tidak memihak atau prejudis terhadap hari kemunculan Dajjal dan Isa al Masih di akhir zaman.  Selepas itu kita dihidangkan pula dengan sebuah rencana yang akan "memeranjatkan" kita kedudukan sebenar kisah sebalik "tasik Tabariyyah" ini.

Using the rate of evaporation formula, can anyone estimate when Lake Tiberias will be dry?

Lake Tiberias in Palestine is Evaporating. I would like to know a scientific estimation of when it is expected to be dried out at its current rate and at the rate of progression. 

ANSWER:
The lake's level is dropping due to a combination of water usage by Israel, drought (5 years or so), and evaporation.

But, the lake will never be totally dry, due to the salt water springs that feed brackish-saline water into the bottom of the lake. This salt water is currently held down by the weight of the fresh water above it. The two types of water are kept separated by their density gradient, salt water being heavier and denser will naturally tend to stay at the bottom of the lake. If too much freshwater is removed or evaporated from the lake though, the salt waters could begin mixing with the surface fresh water and make the lake useless for humans without the use of desalination plants and also killing off the freshwater life forms in the lake. Once it becomes a salt lake, it will stay a salt lake.

Source(s):




ISRAEL: Drought declared as five dry winters take their toll

After five consecutive dry winters, Israel's main fresh water source, Lake Tiberias (also known as Lake Kinneret and the Sea of Galilee, and which is fed by the River Tiberias, in turn fed by the River Jordan and several other small streams from the Golan Heights), is at a dangerously low level.

According to water authority data, only 80-85 percent of the average annual rainfall was recorded in 2009 in the Lake Tiberias area. In January the lake’s water level fell to a record low, and as of 3 June it was only 0.34 metres above the level at which pumping must be stopped.

According to a recent report entitled Rising Temperatures, Rising Tensions: Climate change and the risk of violent conflict in the Middle East, by the International Institute for Sustainable Development (IISD), the River Jordan could shrink by up to 80 percent by the end of the century. It warned that water supplies may “severely decrease”, falling by 60 percent of 2000 levels by 2100.

Israel has launched a national water saving campaign, which has included restrictions on the watering of private gardens, and in recent years some Israeli farmers have switched to using treated sewage water instead of fresh water, according to the Israeli water authority.








Sea of Tiberias

Tatkala Keringnya Tasik Galilee, Turunlah Nabi Isa ke Bumi (benarkah bakal berlaku 40 tahun lagi??? AL-QURAN & HADIS membuktikannya)
oleh Zameer Fisabilillah
Kenapa kita perlu meninjau kepada paras air di Tasik Galilee? Apa istimewanya Laut ini kepada kita orang Islam? Saya cuba mendapatkan beberapa pandangan dari beberapa sumber yang saya kira boleh dikongsi untuk kebaikan kita semua. Yang baik itu datangnya dari Allah dan yang buruk itu dari kelemahan penulis ini sendiri. Insya Allah…..
Assalamualaikum semua wahai hamba Allah s.w.t. yang sedang membaca berita bermanfaat ini menerusi alam maya. Salam peringatan dari saya kepada semua sahabat dunia dan akhirat.
Hari ini saya akan dedahkan secara terbuka kepada semua pembaca mengenai Tasik Galilee, sebuah tasik yang dikelilingi darat sedang pun mengering dengan derasnya ketika ini. Nama lain bagi tasik ini ialah:
- Lake of Gennesaret
- Lake Kinneret
- Sea of Tiberias
Ada satu hadis sahih yang saya sengaja tidak tunjukkan di sini, hadis itu memberitahu saya dan anda semua, bahawa apabila keringnya tasik ini maka tunggulah kamu akan turunnya Al-Masih Isa, itulah saatnya dan perhatikanlah tasik ini sebagai antara sempadan begitu hampirnya tanda-tanda besar. Carilah hadis sahih ini sampai dapat, dan bila anda tahu dan menjumpai hadis ini, pada ketika anda tahu itu, anda pasti dalam ketakutan yang amat sangat. Apa yang menjadi kerisauan saya sekarang ialah tasik ini sudah pun kering dengan derasnya setiap hari turun beberapa milimeter sejak tahun 2000 masihi lagi dan 10 tahun telah pun berlalu…
Saudara serumpunku, anda semua harus beringat, bila tasik ini kering, maka itulah saat di mana Nabi Isa a.s. akan turun ke planet bumi untuk membantu Imam Mahadi, memburu Dajjal ke seluruh pelusuk bumi.
Saya ingatkan lagi, hadis ini amatlah sahih, sedangkan tiada satu pun ulamak di Tanah Melayu berani membongkar hadis sahih ini, dengan kata lain, mereka tahu tapi mereka kurang keberanian kerana hakikat itu jelas, Tasik Galilee sedang kering dengan lajunya, dan mengikut kajian sains, tasik ini akan kering dalam tempoh masa 50 tahun sahaja dan menemui dasar permukaan bawahnya, dan ketika itulah Nabi Isa turun dan anda semua perlu faham, sebelum Nabi Isa turun dalam tempoh 50 tahun akan datang (plus-minus), sudah pastilah proses-proses untuk menjadi asbab perlunya baginda turun, asbab itu mestilah terjadi. Ini bermakna wahai saudaraku sekalian, proses ini “sepatutnya” sudah berlaku:
- Tasik Galilee sedang mengering dengan derasnya setiap hari…
- ini bermakna sistem dajjal akan mencapai kemuncaknya (yang membolehkan dajjal muncul dengan sempurna)
- bila dajjal akan keluar itu kita tak pasti, namun semua tanda kecil & fitnah yang membolehkan dia keluar itu sudah pun wujud di sekeliling kita, benarkan???
- anda kena faham, banyak hadis sahih mengatakan pemuda dari timur yang dilantik menjadi Imam Mahadi adalah dalam sekitar umurnya mencecah 40 tahun….
- dan ini bermakna saya amat yakin, bahawa Imam Mahadi dari timur itu sudah pun berada di kalangan kita, samada baginda di saat ini baru dilahirkan? atau masih kanak-kanak? atau sedang belajar di sekolah menengah, atau pun sedang dalam alam remaja, kita tak pasti…
- Ingatlah, saya menyampaikan mesej ini di dalam alam maya tidak lain tidak bukan, ingin mengajak anda semua melangsaikan hutang secepat mungkin sebelum nibiru melintasi orbit kita, kerana atas sebab lintasan itulah, maka gerhana matahari & gerhana bulan akan berlaku serentak.
dan kamu wahai orang muslim, tentu di saat itu sedar, bahawa pada masa 2-3 tahun lepas, ada manusia pernah memberitahu anda tentang hal ini, namun anda mungkin terlambat dan mengabaikannya di saat itu…
- dan kerana itulah saya hadir untuk menyedarkan ramai saudara-saudaraku, rakan-rakan, semua hamba Allah dan ramai dari mereka sebelum saat itu tiba, menjelma tanpa kita duga…
Ingatlah saudara-saudara ku… Mereka bertiga akan muncul selang silih berganti sahaja, dan mereka bertiga berkongsi gelaran yang sama, mereka bertiga adalah manusia belaka. Dua daripada mereka mendapat rahmat berupa umur yang panjang, sedangkan satu daripada mereka bertiga berumur pendek tetapi dapat memimpin dunia.
Ketahuilah mereka bertiga ialah:
- Al Masih Imam Mahadi
- Al Masih Dajjal
- Al Masih Isa
Ingatlah kawan-kawan… sekiranya umur anda adalah sekitar 20-an 30-an (pada hari ini), percayalah, dalam tempoh 50 tahun ini sahaja, semua tanda-tanda untuk munculnya tanda-tanda besar, pasti 100% muncul di zaman anda, samada anda ditakdirkan untuk mati sebelum peristiwa itu muncul, atau anak-anak anda yang bakal berhadapan dengan ujian itu. Ketahuilah, Tasik Galilee sudah pun mulai mengering sejak tahun 2000 Masehi lagi, dan proses pengeringan ini amat dahsyat sehingga yahudi di Israel meminta bantuan dunia untuk menaikkan kembali aras Tasik Galilee ini dan 10 tahun sudah pun berlalu, ada baki lagi 40 tahun (plus-minus) sebelum turunnya Nabi Isa ke planet bumi, dan anda harus ingat!!!
Sekali lagi saya ingatkan anda,bila Nibiru melalui nanti (diteorikan), 2 gerhana planet akan berlaku (diselidiki), iaitu bulan dan matahari (dari pandangan mata di permukaan bumi),dan teori 2 gerhana pada tahun 80-an “akan bergabung” teori gerhana tahun 2012,dan sekiranya teori ini benar-benar berlaku, maka sahlah dan lengkaplah semua tanda-tanda kecil, dan kehadiran tanda-tanda besar pasti berlaku tanpa anda jangka.
lanet Nibiru (Planet-X) adalah planet yang dimaksudkan oleh Rasulullah ﷺ sebagai dua gerhana berlaku serentak yang memancarkan cahaya merah ke bumi. Planet Nibiru ini tidak menghentam bumi tetapi tarikan gravitinya yang sangat kuat akan menjahanamkan semua PANCARAN API yang terdapat pada bumi. TANDA-TANDA BESAR KIAMAT? OBJEK MERAH KELIHATAN DI LANGIT. Planet ini hanya akan lalu di antara bumi dan matahari dimana kecerahannya berwarna kemerah-merahan seakan-akan anak matahari. Sekiranya kehadiran planet besar ini melintas di antara orbit bumi & matahari, gelombang-gelombang pancaran akan keluar, dan menjahanamkan semua sistem-sistem dunia yang menggunakan elektronik atau pancaran api. Ini bermakna, apa sahaja jentera langit dan bumi, asalkan yang mempunyai saluran elektrik, akan dengan sendirinya tidak berfungsi, satelit, jet pejuang, kapal laut enjin fuel system, kereta api, motorsikal, kereta kebal, laptop, tenaga elektrik, handphone, playstation tidak akan berfungsi lagi, dan anda akan kembali ke zaman sebelum tibanya elektrik. Itu pun sekiranya anda masih hidup hasil dari peristiwa ini, kerana dianggarkan 2/3 penduduk bumi akan lenyap pada 2012 hasil dari tindak balas berbahaya antara bumi dan Planet-X.
Benarlah kata-kata RASULULLAH s.a.w bahawa satu hari nanti bumi akan hancur dan satu zaman dipanggil back to ancient berlaku di mana segala teknologi pupus dan manusia akan kembali seperti zaman purba, berperang dengan pedang cara kuno, menunggang kuda sebagai satu medium pengangkutan…bersedialah kita umat Islam…ALLAHHUAKBAR……
KAJIAN SAINS: Setelah saya membuat kajian, sekiranya kehadiran planet besar ini dan melintas di antara orbit bumi & matahari, gelombang-gelombang pancaran akan keluar, dan menjahanamkan semua sistem-sistem dunia yang menggunakan elektronik atau pancaran api. Anda akan kembali ke zaman sebelum tibanya elektrik. Ini pesanan saya lagi…
Tiada satu hadis pun menerangkan yang manusia akhir zaman berperang dengan alat-alat yang selain pernah nabi sendiri gunakan
Sekiranya kajian saya di atas berpandukan hadis, maka sudah tentulah bahawa apa sahaja teknologi moden hari ini, persenjataan tercanggih, akan menjadi tidak aktif dan hancur dari dunia ini… Maka hidup anda selepas peristiwa besar ini berlaku, adalah satu kehidupan di mana anda bakal hidup di zaman sebelum hadirnya elektrik, manusia akan kembali kepada fitrah semula, dan mana-mana manusia yang tinggal di bandar, adalah manusia yang paling rugi di kala itu kerana bandar yang duduki itu sedang tenggelam, kerana itulah kita kena bina perkampungan Muslim seperti banyak yang ada di Tanah Melayu…
Saya berpesan kepada anda sekali lagi,gunakan duit anda untuk:
- melangsaikan hutang dunia
- membeli tanah di kawasan pedalaman
- menguasai sungai-sungai dan pinggiran gunung
- membeli kuda seorang dua ekor
- mengasah pedang dan mencanai keris.
- menguasai kembali teknik MEMANAH.
- dan kembali mengajar anak-anak anda semua berenang.
Ketahuilah, kita ada tak sampai 40 tahun sahaja lagi sebelum Tasik Galilee kering sepenuhnya, kita ada hanya purata 40 tahun sahaja lagi sebelum turunnya Nabi Isa ke planet Bumi ini, dan anda kena faham lagi sekali,sebelum Nabi Isa itu turun, sudah pastilah Imam Mahdi itu sudah pun ada di keliling kita, dan sudah pastilah peperangan besar pasti terjadi,dan sudah semestinya lah akibat perang itu, dengan sebab sistem yang lengkap di sekeliling kita menyebabkan Dajjal itu pasti juga akan keluar, ya kawan-kawan… dajjal akan muncul dulu sebelum turunnya Nabi Isa, dan Imam Mahdi akan muncul dulu sebelum Dajjal keluar dari Khurasan, sekali lagi saya ingatkan, anda hanya ada 40 tahun lebih sahaja sebelum 1 tanda besar pertama keluar, bila satu tanda besar keluar, perhatikan sekeliling anda, semua tanda-tanda kecil sudah lengkap kan? Bila satu tanda besar keluar, akan datang tanda-tanda besar seterusnya tanpa ragu-ragu…
Dan ingatlah wahai Muslimin, doa Nabi Ibrahim makbul sehingga akhir zaman, dari susurgalur bagindalah berakhirnya Rasul terakhir Nabi Muhammad,dari susurgalur Nabi Muhammad lah, akan munculnya pemuda bernama Muhammad Bin Abdullah (di zaman kita “mungkin”), yang mana dia sendiri tak tahu dia adalah bakal Imam Mahdi, percayalah bahawa di dalam darahnya ada kombinasi DNA Nabi Ibrahim & DNA Nabi Muhammad, kerana mereka berdua dari keturunan yang sama, sedangkan Mahadi adalah waris dari keturunan yang tak pernah meninggalkan solat, carilah balik doa Nabi Ibrahim itu, (ada dalam Al-quran) dan kerana itulah, solat 5 Waktu di tahiyat akhir, kita akan selalu bacakan nama 2 Nabi itu.
Pesanan Terakhir, langsaikan hutang secepat mungkin, tinggalkan bandar kalau anda sudah ada tanah baru di pedalaman, kumpulkan kain-kain yang tahan lama, ternak dan gembala kambing, ajar anak-anak menunggang kuda, simpan cermin mata anda sebaik mungkin, banyakkan mencetak sebelum tibanya hari tiada elektrik, banyakkan menulis dan berpesan pada jiran sebelah, latihkan anak-anak Melayu kita dengan kemahiran memanah, banyakkan berenang di waktu petang, minta maaf pada saudara-saudara terdekat dan saudara-saudara jauh, kita kena cepat minta maaf (kerana apa pun boleh jadi bila Dajjal menguasai hari ini)
Jika perlu,sila sebar-sebarkan nasihat di atas kepada semua Muslimin yang pandai berbahasa Melayu.
Peristiwa Tamim ad-Dari disebutkan dalam Sahih Muslim:
Telah menyampaikan kepada kami Ibnu Buraidah dari Amir bin syurahbil asy-Sya, kabilah Hamdan, bahawa ia pernah bertanya kepada Fatimah binti Qais dan termasuk kelompok perempuan pada hijrah pertama. Amir berkata:” Sampaikanlah kepadaku suatu hadis yang engkau dengar dari Rasulullah s.a.w yg tidak engkau sandarkan kepada sesiapapun selain beliau.” Fatimah berkata:” jika engkau mahu, nescaya aku lakukan.” Amir berkata: Tentu, sampaikanlah kepadaku.”
Fatimah berkata: Setelah menyelesaikan solatnya, Rasulullah s.a.w duduk dimimbar. Sambil tersenyum, beliau bersabda:” Hendaklah setiap orang tinggal di tempat solatnya.” Selanjutnya beliau bersabda:” apakah kamu semua mengetahui sebab aku mengumpulkan kamu?” mereka menjawab: ” Hanya Allah dan RasulNya yang lebih mengetahui.”
Beliau bersabda: “Sesungguhnya aku, demi Allah tidak mengumpulkan kamu semua bukan kerana ada pengharapan ataupun ketakutan. Melainkan, aku mengumpulkan kamu semua adalah kerana Tamim ad-Dari, yg dulunya seorang Nasrani, datang untuk berbai’at masuk Islam. Ia menceritakan kepadaku seperti apa yang telah disampaikan kepada kamu tentang Dajjal. Ia menceritakan kepadaku bahawa ia mengenderai sebuah perahu bersama tiga puluh orang dari Lakhm dan Judzam. Mereka di buai ombak selama sebulan di laut. Lantas mereka berlabuh menuju suatu pulau di laut itu sampai terbenam matahari. Mereka duduk-duduk di pantai dekat perahu. Lalu mereka naik ke pulau itu. Maka mereka didatangi oleh seekor binatang yang banyak bulunya, yang mereka tidak dapat membezakan mana bahagian depan dan mana bahagian belakangnya.
Mereka berkata: ‘Celaka kamu, apakah kamu ini?’ Binatang itu menjawab: ‘Aku adalah Jassasah (mata-mata)’, mereka bertanya: ‘Mata-mata apa?’ Ia menjawab: ‘Wahai kaum, pergilah kepada orang yang berada di dalam gua, kerana ia merindukan berita dari kamu.’
Tamim ad-Dari berkata: ‘Ketika binatang itu menyebutkan kepada kami seseorang, kami meninggalkannya kerana mungkin ia adalah syaitan perempuan.’
‘Lalu kami berangkat segera hingga memasuki gua. Tiba-tiba di dalamnya ada seorang manusia yang paling besar badannya dan diikat dengan rantai yang kuat. Kedua tangan dan lehernya disatukan dan diikat dengan rantai yang kuat. Kedua tangan dan lehernya disatukan dan diikat dengan besi diantara hingga kedua mata kakinya. Kami katakan:
‘Celaka kamu, makhluk apakah kamu ini? Ia menjawab: ‘Kamu semua telah mengetahui perihalku, kini beritahukan kepadaku, siapakah kamu ini?’ Mereka menjawab: ‘ Kami adalah adalah manusia dari Arab. Kami belayar perahu lalu dipukul gelombang laut besar dan ombak mempermainkan kami selama sebulan’. Maka kami duduk-duduk di pantai dekat perahu lalu memasuki pulau ini. Kami didatangi oleh seekor binatang yang berbulu lebat sehinnga tidak diketahui mana bahagian muka dan mana bahagian belakangnya.
Kami bertanya: ‘ Celaka kamu, apakah kamu ini?’ Binatang itu menjawab: ‘Aku adalah mata-mata’ ‘Mata-mata apa?’ ‘Pergilah kepada orang yang ada di dalam gua ini, kerana ia sangat merindukan berita dari kamu semua.’ ‘Maka kami pun segera menjumpaimu. Kami takut pada binatang itu, dan kami tidak tenang jangan-jangan syaitan betina. Orang itu berkata:’ Beritahukan kepadaku tentang kurma Baisan!’ [Nota:Baisan sebuah daerah berada dekat Syam lama dan merupakan salah satu kota di Palestin]. ‘Tentang apakah yang kamu tanyakan?’ ‘aku bertanya kepadamu, apakah pohon kurma itu hampir berbuah?’ ‘ya’ ‘Sesungguhnya pohon kurma itu hampir tidak berbuah’ Lalu ia berkata lagi:’ Beritahukan kepadaku tentang tasik Tabariyyah!’ ‘Tentang apakah yang kamu tanyakan?’ ‘apakah tasik itu masih berair?’ [Nota:Tasik ini besar, luasnya 10x6 batu2. Airnya makin berkurang. Jarak Tasik Tabariyyah dgn Bait al-Muqaddis sekitar 100 batu] ‘Ya, tasik itu masih banyak airnya’ ‘Sesungguhnya air tasik itu hampir habis’ Ia berkata: ‘Beritahukan kepadaku tentang mata air Zughar!’ ‘Mengenai apakah yang kamu tanyakan?’ ‘Apakah mata air itu masih memancarkan airnya dan apakah penduduknya masih bercucuk tanam dari mata air itu?’ [Nota:Melimpahnya air dari mata air Zughar terjadi sekali lagi adalah isyarat dekatnya keluar Dajjal silaknat] ‘Ya, mata air itu masih memancarkan banyak air, dan penduduknya bercucuk tanam dari air tersebut.’ ‘Terangkan padaku tentang nabi yang diutus kepada orang-orang yang buta huruf, apa yang dilakukannya?’ ‘Ia telah keluar dari Makkah menuju Yathrib’ ‘Apakah orang Arab memeranginya?’ ‘Ya’ ‘Bagaimana caranya memperlakukan mereka?’ ‘Ia telah menundukkan orang-orang Arab terdekatnya, sehingga mereka mengikutinya’ ‘Apakah demikian?’ ‘Ya’, Lebih baik dari mereka untuk mengikutinya. Aku akan memberitahukan kepada kamu mengenai diriku. Aku adalah al-Masih Dajjal. Aku hampir akan diizinkan keluar, maka aku akan keluar. Lalu aku akan berjalan di muka bumi. Aku tidak melewatkan suatu kampung melainkan aku akan tinggal di situ selama empat puluh malam kecuali kota Makkah dan Taibah (Madinah). Kedua kota itu diharamkan atasku. Setiap kali aku akan memasuki salah satu kota itu, aku akan dihadang oleh malaikat yang memegang pedang untuk memenggalkan kepalaku. Di setiap celah kedua-dua kota itu dijaga oleh para malaikat. ‘Fatimah berkata:
“Sambil memukulkan tongkatnya pada mimbar Rasulullah s.a.w bersabda: Ini adalah Taibah (kota Madinah), Ingatlah apakah hal itu telah aku sampaikan pada kamu semua?” Orang-orang menjawab: “Benar” Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Sungguh cerita Tamim itu sesuai dengan apa yang telah aku sampaikan kepada kamu, juga mengenai kota Makkah dan Madinah. Ketahuilah Dajjal itu berada di laut Syam atau dilaut Yaman, bukan dari timur, bukan dari timur, bukan dari timur, sambil mengisyaratkan tangannya kearah timur” (Lihat Sahih Muslim dengan syarah Imam an-Nawawi, Matba’ah al-Misriyyah, XVIII, hlmn 78-73)
Penghargaan untuk : sitik.wordpress.com

artikel menarik sepanjang masa

Total Pageviews